Monday, October 16, 2017

Cara Menanam Tomat - Tomat adalah tanaman keluarga Solanaceae, tanaman ini asli dari Amerika Tengah dan Selatan, yang mencangkup Meksiko hingga Peru. Tomat adalah salah satu tanaman yang memiliki siklus hidup singkat, yakni hanya berkisar 4 sampai 5 bulan saja. Tomat dapat tumbuh hingga setinggi 1 sampai 3 meter lebih tergantung jenis dan tingkat kesuburan tanah.

Cara Menanam Tomat

Tanaman ini mepunyai buah berbagai warna dari mulai hijau ketika masak, kuning, jingga, ungu (hitam), merah, hingga belang-belang. Tomat biasa digunakan sebagai masakan sayur dan dapat dimakan langsung tanpa melalui peroses pengolahan. Batang dan daun tomat tidak bisa dikonsumsi karena tomat masih sekeluarga dengan terong dan kentang yang sama-sama mengandung Alkaloid Tomat memiliki batang dan daun yang tidak dapat dikonsumsi karena masih sekeluarga dengan kentang dan Terung yang mengadung senyawa Alkaloid

1. Pemilihan jenis Tomat

Pada umumnya, tomat mudah dibedakan hanya dengan melihat bentuk buahnya saja, dari besar ukuran dan bentuk, tomat dikelompokkan menjadi 4 jenis berikut:
  1. Tomat Granola memiliki bentuk buah bulat dengan pangkal mendatar dan mencakup yang biasa disebut tomat buah (karena tomat jenis ini bisa dimakan langsung).
  2. Tomat Gondol adalah tomat yang sering digunakan untuk pembuatan saus, tomat Gondol memiliki bentuk lonjong oval (yang di tanam di Indonesia adalah kultivar dari 'Gondol Hijau' dan 'Gondol Putih', masih berkerabat dengan kultivar impor 'Roma') yang juga termasuk tomat buah.
  3. Tomat Sayur adalah tomat dengan buah yang bertekstur padat yang biasa digunakan untuk diolah dalam campuran masakan.
  4. Tomat Ceri (tomat ranti) adalah tomat yang memiliki ukuran buah paling kecil dengan susunan buah berangkai pada tangkai tanaman yang panjang.
Setelah anda menentukan jenis tomat mana yang akan anda taman, sekarang tinggal memilih bibit tomat unggul yang berasal dari sumber terpercaya. Apapun varietas bibit unggul tomat yang anda inginkan bisa dengan mudah anda temukan di toko pertanian terdekat. Untuk mengetahui sifat tanaman tomat yang anda pilih, anda bisa mengetahui secara detail dengan memba label di kemasan bibit tomat.

2. Penyemaian benih

Tahap penyemaian ini sangat penting, sebaiknya benih tomat tidak langsung dimasukan ke dalam polybag, tapi disemai terlebih dahulu. Dalam proses penyemaian ini, bibit tomat harus mendapatkan perlakuan berbeda dari tanaman tomat yang sudah tumbuh besar.

Untuk tahap penyemaian, siapkan tempat dan juga media untuk persemaian. Pilihlah tempat untuk menyemai yang terlindung dari paparan sinar matahari secara langsung dan juga air hujan secara langsung. Untuk media penysemaian, anda bisa gunakan petakan tanah, baki persemaian, atau media lain.

Setelah bibit tomat disemaikan, siramlah bibit 2 kali (pagi dan sore) dalam sehari dengan menggunakan gembor yang menghasilkan percikan air halus saat proses penyiraman, anda harus hati-hati agar tidak merusak permukaan persemaian.

Memasuki tahap persemaian bibit tomat lakukan pemupukan tambahan yang diberikan saat bibit memasuki umur 2 minggu dalam persemaian. Anda bisa menggunakan pupuk kompos, pupuk cair organik ataupun pupuk NPK.
Tahap cara menanam tomat yang tak kalah penting adalah penyiangan. Rawatlah benih tomat dengan mencegah tumbuhnya gulma di area sekitar persemaian. Benih tomat di persemaian tersebut siap dipindahkan ke pot atau polybag saat mamasuki umur 30 hari atau lebih atau saat benih telah mempunyai lima helai daun.

3. Pemindahan bibit

Siapkan pot atau polybag dan media tanam sebelum anda memindahkan benih tomat. isilah pot atau polybag dengan tanah, kompos dan arang sekam dengan komposisi 2:1:1.

Ada dua metode untuk memindahkan bibit dari persemaian ke pot atau polybag.
  • Metode pertama, anda dapat memindahkan bibit dengan cara mencabut dari tempat persemaian.
    1. Siramlah media persemaian dengan air agar media tanam menjadi lebih lunak saat mencabut benih. 
    2. Cabutlah dengan hati-hati setiap benih supaya tidak anyak akar yang rusak atau putus. 
    3. Masukkan benih yang sudah tercabut ke dalam polybag dengan posisi tegak lurus pada lubang tanam. 
Usahakan akar tanaman juga tegak lurus dan tidak terlipat atau bengkok agar tanaman tomat bisa tumbuh dengan sempurna. Aturlah kedalaman lubang tanam sesuai dengan panjang akar tanaman.
  • Metode kedua adalah dengan memutar bibit pada saat dipindahkan dari tempat persemaian ke dalam polybag. Untuk cara ini, bisa dilakukan dengan mengangkat benih tomat dari media yang ada disekitarnya. 
    1. Jika benih disemaikan di bedengan. anda bisa mencungkil benih tersebut dengan kedalam 10 cm. Gunakan tangan atau sekop dan kemudian angkatlah dan pindahkan beserta dengan tanahnya. 
    2. Jika benih tomat disemaikan didalam polybag semai, anda bisa menarik atau menyobek plastik tersebut. Kemudian pindahkan dengan tanahnya ke dalam polybag yang berukuran lebih besar. 
Setelah semua benih telah anda pindahkan ke dalam pot atau polybag, sekarang tinggal tahap pemeliharaan dan perawatan tomat. Tahap ini harus anda lakukan secara intensif meskipun dapat dilakukan dengan mudah.

Karena penularan penyakit pada tanaman tomat banyak yang terjadi melalui akar, sebaiknya anda menjaga agar media taman selalu basah atau tidak terlalu kering. Siramlah tanaman tomat paling tidak dua kali sehari. Namun, jangan terlalu basah agar akar tidak busuk.

Pemeliharaan dan Perawatan Tomat

Tahap pemeliharaan dan perawatan tomat dengan media pot atau polybag relatif lebih gampang jika dibanding dengan menggunakan media tanam lain. Dengan menggunakan media tanam polybag kesehatan tananam lebih terkontrol, karena kemungkinan tertularnya penyakit memalui akar lebih kecil.

Lakukan penyiangan gulma pada media tanam secara teratur. Apababila ada bibit tanaman yang layu atau mati, langsung buang dan ganti dengan tanaman baru. Perawatan lain bisa dilakukan dengan memangkas tunas dan pemberian ajir/tiang penyangga agar tanama tidak miring dan tidak mudah roboh.

Hama dan penyakit yang mengganggu tanaman tomat lumayan banyak, diantaranya ada Busuk daun, Bintil akar, Virus, Rebah kecambah dan bususk akar, Bercak coklat pada daun, Layu Fusarium, Layu bakteri.

Walah hama yang menyerang tanaman tomat cukup banyak anda takperlu khawatir. Jika hama yang menyerang tanaman dapat dilihat mata, anda dapat dibersihkan secara manual. Ambil hama yang menyerang atau tanaman yang terserang kemudian buang, buang juga bagian daun yang rusak agar tidak menyebar ke tanaman disamping nya. Penggunaan pestisida kimiawi sebaiknya anda hindari, gunakan pestisida organik yang lebih alami agar lebih aman untuk anda konsumsi secara pribadi.

Tips Agar Tanaman Tomat Cepat Berbuah

Sebelum memulai tips ini, anda terlebih dahulu harus mempunyai tanaman tomat dewasa untuk dipotong bagian batang. Stek bagian batang muda nya.

stek tomat

Kunci utama supaya proses stek berhasil ialah dengan menemukan dahan muda yang berada ditengah diantara dahan utama. Disarankan untuk memotong tunas sampai ujung supaya lebih mudah untuk dipotong. Dengan cara memotong dahan muda ini juga dapat membuat tanaman dapat tumbuh menjadi lebih kokoh.

Anda juga dapat mencoba mempercepat proses berbuahnya menanam tomat melaui teknik menanam dari tunas. Caranyapun cukup mudah dan tidak memerlukan banyak peralatan untuk menumbuhkan akar dari dahan tunas baru ini, cukup siapkan air dan pot, vas kaca atau wadah lain.

Kemudian potong tunas dahan yang anda inginkan. Lalu segera rendam bagian ujung tunas ke dalam vas berisi air. Simpan vas tanaman tomat anda di tempat bersuhu hangat, seperti di depan jendela yang mendapat pantulan sinar matahari dan jangan sampai vas terpapar sinar matahari secara langsung.

tanaman tomat di vas bunga

Dalam jangka waktu satu hingga dua minggu, dahan tomat akan tumbuh anak akar dari ujung tunasnya. Jika akar telah tumbuh cukup panjang, maka dahan tanaman tomat anda siap dipindahkan ke media tanam. Anda dapat langsung menanam di pekarangan rumah atau di dalam wadah pot atau polybag.
Tips Penting: Untuk hari pertama sejak dipindah ke media tanam, siram pohon tomat dengan air yang cukup banyak dan sebaiknya hindarkan pohon tomat anda dari paparan sinar matahari secara langsung. Cara ini untuk membantu tanaman tomat beradaptasi dengan media tanam dan lingkungan yang baru.
Itulah sedikit ulasan mengenai cara menanam tomat dalam media pot atau polybag yang dapat dengan mudah anda tiru dirumah. Terima kasih dan semoga bermanfaat.