Sunday, October 29, 2017

Kelebihan dan Kekurangan Cocopeat - Cocopeat adalah media inert yang mempunyai banyak kelebihan untuk media tanam hidroponik.

Kelebihan Cocopeat

Kelebihan Cocopeat jika dibandingkan dengan media konvensional lainnya adalah cocopeat mampu mengikat air dan menahannya hingga sepuluh kali lipat lebih kuat. Serat nya tangguh namun sangat ringan juga tahan terhadap unsur-unsurnya.

Komposisi cocopeat terdiri dari 75% karbohidrat dan 25% lignin. Karbohidrat adalah golongan selulosa polisakarida yang sangat kompleks dan hemiselulosa sedangkan lignin adalah polimer yang juga kompleks. Dengan cadangan selulosa dan lignin yang dimiliki sangat tinggi, maka cocopeat dapat menjadi sumber makanan dan tempat tumbuh berkembang biak yang baik bagi mikroorganisme yang menguntungkan untuk tanaman.

Beberapa jenis mikroorganisme yang menguntungkan zona akar dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik di media cocopeat ini adalah rhizobacteria (PGPR) dan beberapa jenis mikroriza lainnya. Fungi seperti Aspergillus nidulans menghasilkan enzim yang disebut selulase untuk memecah selulosa hingga menjadi sumber asupan makanan dan energi untuk semua mikroorganisme di dalam tanah dan tanaman.

Cocopeat mempunyai kandungan kalium (K) dan fosfor (P) yang sangat tinggi. Selain itu cocopeat juga mengandung unsur nitrogen (N), tembaga (Cu), boron (B), klorin (Cl), besi (Fe), molibdenum (Mo), kalsium (Ca), mangan (Mn), magnesium (Mg) dan seng (Zn). Dari macam-macam unsur hara yang terkandung dalam cocopeat tersebut merupakan unsur hara yang paling dibutuhkan oleh tanaman untuk menunjang pertumbuhannya.

Cocopeat juga bersifat reuse, reuse artinya dapat dipergunakan kembali untuk tanaman selanjutnya. Tapi dengan catatan setelah panen cocopeat harus ditambahkan larutan enzim dan mencuci nya untuk menghilangkan sisa garam dan sterilisasi yang terkandung didalamnya.

Kekurangan Cocopeat

Karena kebanyakan pohon kelapa ditanam atau tumbuh di pinggiran pantai, Maka cocopeat yang dihasilkan dari sabut kelapa nya mengandung konsentrasi klorin dan natrium yang sangat tinggi sehingga bisa meracuni tanaman yang menumbuhinya. Pengolahan sabut kelapa yang kurang tepat untuk membuat cocopeat juga dapat meninggalnya zat tanin yang dapat menyebabkan tanaman tidak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal.

Baca Juga : Cara Membuat Cocopeat

Maka dari itu untuk membuat cocopeat yang berkualitas baik tentu harus dilakukan dengan cara yang agak sulit dan tidak sembarangan untuk benar-benar membersihkan zat yang dapat meracuni tanaman.