Skip to main content

Cara Menanam Jahe di Pekarangan Rumah / Polybag (Lengkap)


Cara Menanam Jahe - Halo sobat Ndikrulil anda pasti tahu jenis tanaman umbi yang sangat erat kaitannya denagan negara tropis seperti negara kita. Jahe bisa dimanfaatkan hampir di semua jenis industri. Jadi jika anda hanya tahu jahe berguna untuk bumbu dapur saja, rasanya anda patut membaca banyak literatur lainnya seputar jahe. Pasalnya jahe juga ternyata bermanfaat dalam dunia kecantikan dan juga kesehatan.
Jahe termasuk suku Zingiberaceae / temu-temuan. Nama ilmiah jahe dinamai oleh William Roxburgh dari kata Yunani zingiberi, yang diadopsi dari dari Bahasa Sanskerta, singaberi.

Walaupun jahe sangat melekat erat dengan kehidupan masyarakat indonesia tapi jahe sendiri bukan tanaman asli negara kita. Jahe diperkirakan berasal dari India. Tapi ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan (RRC). Dari India, jahe dibawa sebagai rempah - rempah dagang yang menyebar sampai ke Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga sampai ke belahan bumi Timur Tengah.

Bentuk fisik batang tanaman jahe memiliki kulit semu dengan tinggi 30 sampai 100 cm. Akarnya berbentuk rimpang dengan akar yang berwarna kuning hingga kemerahan dengan bau yang sangat khas. Daun menyirip dengan panjang mencapai 15 sampai 23 mm dan panjang 8 hingga 15 mm. Tangkai daun berbulu halus.

Jahe juga memiliki Bunga yang tumbuh dari dalam tanah berbentuk bulat telur dengan panjang 3,5 hingga 5 cm dan lebar 1,5 hingga 1,75 cm. Gagang bunga bersisik sebanyak 5 sampai 7 buah. Bunga berwarna hijau kekuningan. Bagian samping bunga dan kepala putik berwarna ungu. dan memiliki tangkai putik berjumlah dua.

Cara Menanam Jahe

Dari penjelasan singkat tentang jahe di atas pasti anda sudah tidak sabar ingin mengetahui "Cara Menanam Jahe" agar kita bisa menikmati segudang manfaat dari jahe dengan jeripayah kita sendiri dan anda juga bisa menikmati manfaat maksimal jahe tanpa pupuk kimia dan pestisida dengan menanam sendiri jahe di pekarangan rumah atau bisa juga di dalam pot/polybag.

Syarat memilih bibit jahe yang baik untuk di tanam :
  1. Berasal dari tanaman jahe yang sudah tua yang di tandai tajuk kering sekitar ber umur 9 sampai dengan 10 bulan. 
  2. Rimpang Jahe sudah melewati masa dormansi (1 -1,5 bulan) masih ssegar, tidak ada tanda bibit penyakit atau pembusukan. 
  3. Kulit rimpang tidak lecet atau memar akibat galian. 
  4. Pilih Rimpang yang besar dan subur. 
  5. Bibit berkualitas adalah bibit yang baik (tidak disimpan terlalu lama), 
  6. Memenuhi syarat mutu genetik, mutu fisiologik (persentase tumbuh tinggi), dan mutu fisik. Mutu fisik adalah bibit bebas hama dan penyakit. 
  7. Rimpang untuk dijadikan benih, sebaiknya dipotong-potong dengan cuter steril atau di potes langsung, dengan menyisakan 2 - 3 bakal mata 
  8. tunas dengan bobot sekitar 25 - 60 g untuk jahe putih besar, 20 - 40 g untuk jahe putih kecil dan jahe merah. 

Alat dan Bahan

Untuk alat dan bahat yang akan anda perlukan untuk menanam jahe di pekarangan rumah / polybag kamu cukup menyiapkan bahan dan alat sebagai berikut :
  1. Bibit Jahe. 
  2. Plastik polybag dengan kapasitas 5 kg sebanyak yang anda ingin perlukan. Jika tidak mempunyai polybag anda juga bisa mengganti dengan media tempat bekas cat atau karung bekas. Disini kita harus menyediakan wadah menanam sebab pekarangan biasanya sempit. Polybag / Pot sangat cocok digunakan agar tanaman jahe tidak memakan banyak tempat.
  3. Tanah yang subur dan gembur, Gembur artinya remah dan komposisi liat, pasir, dan debunya seimbang. Subur artinya banyak kandungan unsur haranya. Jika tanah yang digunakan sudah subur dan gembur, sebenarnya tidak diperlukan penambahan bahan lain. Namun karena jarang didapatkan tanah yang subur dan gembur, maka diperlukan penambahan bahan lain seperti pasir dan pupuk. 
  4. Pupuk organik. Pupuk organik bisa menggunakan pupuk kandang, pupuk kompos atau bokashi (hasil fermentasi mikroorganisme). Meskipun menggunakan pupuk kandang, akan lebih bagus jika pupuk kandang yang telah dihancurkan dan difermentasi sehingga lebih cepat diserap oleh akar tanaman. Pupuk harus bersih dari benda-benda yang mengganggu, seperti plastik, batu atau benda lainnya. 
  5. Sekam, secukupnya.

Setelah semua bahan-bahan yang anda butuhkan lengkap, saatnya kita memulai proses eksekusi penanaman. Anda cukup mengikuti langkah-langkah dibawah ini untuk proses cara menanam jahe :
  1. Pertama, Siapkan bibit jahe yang hendak anda gunakan. ambil bibit jahe dari indukan dan simpan di tempat yang lembab dan tertutup. Setelah tumbuh tunas, ambil indukan tadi dan mulailah memotongnya menjadi bibit jahe kecil. Per bibit usahakan ada 2 tunas. Setelah itu, rendam bibit di dalam larutan agrimicin 0,1% selama kurang lebih 8 jam. Setelah itu, angkat dan keringkan. (Jika tidak mempunyai larutan agrimicin anda bisa melewati proses tersebut)
  2. Kedua, campur bahan yang sudah anda persiapkan seperti tanah berhumus, sekam dan juga pupuk organik / kandang hingga merata. Perbandingan dari keseluruhan penyampuran 3 banding 1 banding 1. Artinya jika anda menggunakan 3 ember tanah berhumus, maka anda harus mencampurnya dengan 1 ember pupuk organik / kandang dan juga 1 ember sekam.
  3. Tahap ketiga, mulailah memasukkan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang dan sekam secara merata ke dalam plastik polybag. Isi polybag hingga memenuhi ¾ dari kapasitas kantong. Kemudian sisiplah bibit jahe di dalamnya dengan bibit telah anda persiapkan pada tahap pertama.
  4. Pada dasarnya jahe akan tumbuh lebat setelah 90 HST atau 3 bulan setelah masa tanam. Saat kita menunggu jahe yang telah kita tanam tumbuh dan berkembang dengan baik di minggu awal setelah penanaman bibit jahe anda bisa menyiram tanah di polybag yang kita gunakan untuk menanam jahe dengan air secukupnya, hal ini bertujuan agar media tanah dan bibit dapat menyatu dengan baik, dan bibit tidak kekeringan.
  5. Setelah jahe tumbuh dan berkembang, anda bisa melakukan proses pemeliharaan standar seperti pemupukan. Anda bisa menggunakan campuran pupuk urea dan KCL saat jahe berusia 1 bulan. Perbandingannyannya 3:4. Per polybag mendapat 1 sendok teh. Saat jahe memasuki umur 3 bulan, kurangi takaran menjadi ½ sendok teh per polybag.
  6. Langkah pemeliharaan selanjutnya adalah tindakan preventif dan represif pada hama dan penyakit. Gunakan pestisida dan perhatikan sistem drainase. Jangan sampai air menggenang dan menjadkan rimpang jahe busuk.
  7. Terakhir adalah proses pemanenan. Pada umumnya jahe bisa dipanen setelah usia 8 bulan HST.
Itulah sedikit ulasan tentang cara menanam jahe yang bisa anda praktek kan di pekarangan rumah anda. Cara ini tergolong sangat mudah dan sederhana. Cara ini juga bisa anda gunakan untuk menghemat anggaran biaya belanja dapur anda. Selain bisa menjadi media penghemat anggaran belanja bulanan pekarangan anda juga akan tampak asri dengan hadirnya tanaman yang kaya manfaat ini. Terima kasih dan Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Tata Cara Adzan dan Doa Untuk Bayi Baru Lahir

Cara Adzan Untuk Bayi Baru Lahir - Assalamu'alaikum sobat Ndikrulil semua orang tua pasti mendambakan mempunyai anak yang saleh dan shalihah, karena anak adalah karunia dari Allah SWT kepada sebuah keluarga. Oleh karena itu anak adalah amanah yang harus dijaga, dirawat dan juga dididik oleh kedua orang tuanya. Mendidik anak sudah dimulai sebelum anak itu terlahir kedunia, yang tidak hanya bisa dilakukan setelah ia besar.

Salah satu bentuk pendidikan kepada anak yang sering dilakukan dalam tradisi masyarakat muslim adalah mengumandangkan adzan dan iqamah ketika anak tersebut baru saja dilahirkan.

Bagaimana hukumnya melakukan Adzan untuk bayi baru lahir? Apakah hal ini pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW?

Para ulama sepakat bahwa hukum membacakan adzan dan iqamah sesaat setelah seorang bayi terlahir ke dunia adalah Sunnah.

Dalam Al-Fiqh al-Islam wa Adillatuhu, juz I, hal 61 diterangkan bahwa adzan juga disunnahkan untuk hal selain shalat. Di antaranya adalah "Adzan Untuk Bayi …

Cara Menipiskan Bibir Tebal Secara Alami dan Cepat

Cara Menipiskan Bibir - Kebanyakan para wanita lebih menyukai bibir tipis dan mungil daripada bibir yang tebal. Berbeda dengan orang barat, yang justru menganggap bibir tebal adalah sebuah trend kecantikan yang layak untuk diusahakan.
Salah satu alasan kuat bagi wanita untuk mendapatkan bibir tipis secara alami, supaya penampilan lebih cantik dan mempesona. Baiklah, untuk menipiskan bibir yang tebal tanpa operasi bedah memang tidak mustahil. Namun perlu diingat bahwa apapun bentuk bibir anda, harus dirawat dan disyukuri. Cara Menipiskan Bibir Bentuk bibir yang indah adalah lambang kecantikan bagi wanita. Sebagian orang memiliki bentuk bibir yang monyong dan dower, sehingga mereka berusaha untuk membuatnya menjadi lebih tipis dan ideal. Nah, bagi anda yang ingin mengurangi ukuran bibir secara alami, ikuti panduan di bawah ini.
Untuk cara menipiskan bibir yang tebal, tidak harus melalui operasi bedah yang membutuhkan biaya mahal. Cara alami tentu lebih aman dan tidak menimbulkan efek sa…

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur (Arab, Latin dan Terjemahannya)

Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur (Arab, Latin dan Terjemahannya) - Assalamu'alaikum sobat Ndikrulil sebelum kita menuju ke topik utama doa mau tidur, ayuk kita nyanyi sebentar "Berdoalah sebelum kita tidur, jangan lupa cuci kaki & tanganmu, jangan lupa doakan mama papa kita". Tentunya sobat masih sangat hafal dengan lagu ini ya? Yups lagu yang dipopulerkan oleh Tasya dan Duta itu merupakan lagu anak-anak yang mengajarkan kepada kita semua untuk selalu berdoa ketika kita mau tidur dan juga bangun tidur.



Saya yakin, teman-teman disini sudah hafal dengan bacaan doa mau tidur. Ini pasti dikarenakan kita setiaphari pasti tidur entah dimalam hari maupun di siang hari, doa ini juga pasti orang tua kalian sudah mengajarkan doa ini kepada kita sejak masih balita.

Meskipun seperti itu, tidak ada salahnya jika saya berbagi bacaan lafadz "doa sebelum tidur" dan setelah bangun tidur di blog Ndikrulil ini, karena mungkin masih ada beberapa dari teman kita yang juga bel…